TAK KENAL MAKA TAK SAYANG

 Hadroh "QOLBUN SALIM" 
Remaja Masjid Nurul Huda Malangan Yogyakarta


Hadroh QS pada pernikaha salah satu personil (Mas Very) Maret 2019 lalu

Group hadroh Qolbun Salim (QS) diinisiasi oleh remaja masjid Nurul Huda Malangan. Berawal dari seringnya mengikuti majelis sholawat Habib Syech (Ahbabul Musthofa) di lingkup wilayah Jogja, maka munculah keinginan sebagian anggota remaja untuk bisa memainkan alat musik rebana tersebut. 

Alhamdulillah alat hadroh sudah dimiliki, berkat bantuan dan dukungan Bapak Ustadz Muhammad Shofwan, S. Sos (salah satu senior pemerhati remaja masjid). Setelah pengurus remaja masjid berembug mencari info, maka pada hari sabtu 02 Oktober 2010 dimulailah latihan hadroh pertama kali, latihan bertempat di serambi masjid Nurul Huda, dimulai ± jam 20:00 s/d 22:00 WIB kalau itu. Adapun yang bertindak sebagai pelatih kami mohonkan bantuan  mas Syamsul Huda. Setelah merasakan nikmat dan asyiknya bacaan sholawat  yang diiringi rebana dalam latihan  yang dijalani, maka tepatnya pada hari Rabu malam kamis tanggal 28 Oktober 2010 remaja masjid meresmikan salah satu unit kegiatan baru remaja masjid, yakni group hadroh remaja masjid yang diberi nama "Qolbun Salim". Qolbun memiliki arti hati, dan salim memiliki arti tunduk, pasrah, bersih dan selamat. Maka makna Qolbun Salim (قلب سليم) adalah Hati yang bersih dan selamat. Qolbun Salim ini disebutkan dalam firman Allah ‘azza wa jalla,

يَوۡمَ لَا يَنفَعُ مَالٞ وَلَا بَنُونَ ٨٨ إِلَّا مَنۡ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلۡبٖ سَلِيمٖ ٨٩

“Pada hari yang harta dan anak-anak tidak lagi berguna, kecuali orang yang menghadap Allah dengan kalbu yang bersih dan selamat” (asy-Syu’ara: 88—89)

Adapun juga, nama Qolbun Salim diambil dari nama salah satu unit kegiatan remaja juga, yakni majelis ta'lim remaja masjid Nurul Huda yang sudah berjalan sejak tahun 1986an lampau. 


Hadroh QS pada acara dan latihan rutin malam kamis

Perlu kita ketahui bersama bahwa Remaja Masjid Nurul Huda berdiri pada tanggal 06 Juni 1986 yang diinisiasi oleh Bapak Ustadz H. Muhammad Sukidi, S.E, M. Si. Beliau merupakan salah satu warga asli kampung Malangan, yang kala itu melihat keadaan kampung yang sudah memiliki masjid (Masjid Nurul Huda berdiri tahun 1960-an info dari Bp. H. Muhammad Duri Mz - salah satu sesepuh inisiator pembangunan masjid dan pengurus takmir masjid). Kampung sudah memiliki masjid namun kegiatan kaum muda/ remaja kala tahun 1960 itu masih belum ada, maka beliau (Bp.Ustadz H. M. Sukidi) berinisiatif mengumpulkan para remaja dan kaum muda untuk melakukan kegiatan positif berbasis masjid. Alhamdulillah sejak 1960 sampai saat ini tahun 2021 kegiatan remaja masjid terus berjalan, walaupun sempat vacum karena pertibangan pandemic Corona yang melanda Indonesia dan dunia sejak 2019 lalu. Dan kini kegiatan remaja masjid pelan- pelan mulai berjalan kembali. 

Kembali ke laptop..., 

Pada awal mulanya hadroh Qolbun Salim hanya beranggotakan sebagain remaja masjid saja, diantaranya :

1. Iin Solikhin

2. M. Firdaus Ashidiqi

3. Very Hamada Syakura

4. Muhammad Dzulfikar

5. Ajar Setiawan

6. Plus pelatih : Mas Syamsul Huda

Group hadroh berjalan dan berlatih dengan 6 anggota tersebut. Alhamdulillah pelan - pelan namun istiqomah dan pasti, akhirnya bisa eksis turut mengisi kegiatan remaja  masjid, kegiatan pengajian Ahad pagi masjid, dan acara- acara kampung Malangan. 

Hadroh QS menyemarakkan pengajian songsong Ramadhan tahun 2017 lalu


Dalam perkembangannya group hadroh Qolbun Salim memiliki susunan  pengurus :

Pelindung : Pengurus Takmir Masjid

Penasihat : 

1. Bp. Ust. M. Hakam

2. Bp. Ust. H. M. Sukidi

3. Bp. Ust. M. Shofwan

Pelatih tetap : Bp. Ust. Syamsul Huda

Ketua  : Iin Solikhin

Sekretaris : M. Firdaus Ashidiqi

Bendahara : Very Hamada Syakura

Sarana Prasarana : M. Dzulfikar dan Ajar Setiawan

Anggota dan personil :

1. Bima Eka Novana

2. M. Fikri Azhar

3. Aditya Satrio P

4. M. Taufik Darmawan

5. Fahmi Nur Hidayat

6. M. Farid Zain

7. Aldi Setiawan

8. Tri Haryanto

9. Bisma Mareta 

10. Luthfi Naufal A

11. M. Robbi Firmansyah Al-Baliyyi

12. Mahrus Ali 

13. Abdurrahman Wahid

14. Asyrofi Al-Magelangi

15. M. Lukman Nashir 

16. Gilang Pratama

17. Agus Arianto Al-Baliyyi

18. dkk. 

Hadroh Qolbun Salim belum pernah mengikuti ajang perlombaan. Karena spirit awal kami bukan untuk kompetisi, namun spirit utama kami adalah : 

(1) Ikut andil dalam Dakwah Islamiyah, berdakwah dengan lagu/ sholawat, nadzom dzikir dan doa,

(2) Berupaya "membumikan sholawat", mengajak kaum muda, anak-anak, remaja, maupun dewasa untuk terbiasa bersholawat sebagai salah satu wujud mahabbah cinta kepada Sang Nabi Muhammad,

(3) Bisa memberi manfat (bermanfaat) untuk kampung dan lingkup wilayah sekitar. 

Alhamdulillah... dalam perjalanannya, Group Hadroh QS pernah miliki pengalaman pagelaran yang terbilang cukup baik, diantaranya 

1. Pentas hadroh setiap event keagamaan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di lingkup kampung Malangan dan sekitarnya (area Yogyakarta) 

2. Pentas dalam rangka HUT Kota Jogja di lingkup kelurahan Giwangan tahun 2015, 2016, 2017, dan 2018.

3. Pentas dalam event Budaya, Dinas Budaya tahun 2014 di Taman Budaya Yogyakarta. 

4. Pentas dalam rangka menyambut tamu 10 Negara di lingkup RW 13 Malangan dan Kelurahan Giwangan pada tahun 2017.

5. Pentas Pagelaran Budaya di Event Sekaten alun-alun Utara Yogyakarta pada tahun 2015 dan 2016.

6. Pentas dalam menyemarakkan agenda launching Kampung Taqwa Mrican kerjasama dengan Baznas Kota Yogyakarta pada tahun 2017.

7. dsb. 


Sekilas info dan Narahubung Hadroh Qolbun Salim (QS)



Qolbun Salim memiliki slogan :

Sholawat Tan Hana Kendat yakni Sholawat Setiap Saat Sepanjang Hayat  

Semoga dengan Semangat Bersholawat, Berkah Sholawat Hidup Menjadi Nikmat, Raga dan Badan pun Menjadi Sehat. Terwujud segala Hajat, Terhapus semua Semua Salah Dosa dan khilaf. Terhindar dari kubangan maksiat. Terlindung dari segala ancaman siksa, adzab, dan Laknat. Aamiin... Aamiin... Aamiin... Yaa Mujiinassaa-iliin.


___________________________________________

Publikasi Nopember 2021 - Malangan, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

(ingsun sholihin - tulisan pada  Sabtu, 03 Ramadhan 1440 H/ 19 Mei 2018 M)

Komentar

Posting Komentar